Seperti sudah tak mampu lagi untuk berkata baik- baik saja......
Seperti terlalu sulit untuk memahami hati,
Seperti memang terlalu salah.
Sudak tak mampu dengan sandaran sendiri...
Ingin Sedikit di pahami dan di mengerti,
Hilangkan Egois untuk menyatukan yg terlalu jauh, mampukah?
Kalau ternyata semakin ke sini ... semakin takut genggaman itu makin merenggang.
Minggu, 06 Agustus 2017
Titik
Sabtu, 05 Agustus 2017
Serpihan
Tidak akan terlalu memaksa keadaan ini.
Tp dengan hati yg selalu merasakan saat seseorang mulai mengusik ketenangan.
. . . Sampai pada akhirnya cuma mengiyakan setiap kata dan mgkn kalau di sadari, apa itu bentuk dari dasar kepercayaan ketulusan dan perjuangan?
Terlalu berjuang dan berharap sampai berpikir haruskah terus.
Yakinkah dengan sebuah penyesalan.
Dengan melambung tinggi tp sampai saat inipun ketakutan seakan berlanjut, kepercayaan seakan tercoreng, harga sebuah kesetiaan seakan menghilang.
Melihat bayangan seolah gambaran hati, akan selalu di lihat saat terik namun akan hilang d saat teduh.
... seperti tersesat pada jalan sendiri, ego tertahan, hati seolah menjerit tdk mau seperti ini, dan kesabaran seolah semakin di uji.
. . . Lemah menahan gejoLak, seolah sepi pun ikut merasakan kehampaan.
Seolah menuntut bebas, mengatakan bahwa aku pun ingin seperti yg lain, aku pun ingin...
Seakan di tindas sifat serakah manusia IRI, seolah ingin melangkah pergi ..
Semoga kesabaran ini akan terus memupuk hingga Tuhan pun tahu perjuangan akhir hati dengan segala kelelahannya.
Jumat, 04 Agustus 2017
Senja
Senja dengan sejuta warna. . .
Mengukir kenangan bersama dengan berpulang.a mentari.
Lembutnya biru langit bersama hangatnya orange senja membawa sejuta harapan dan kenangan hari ini.
Terimakasih senja, akan banyak kenangan, kepahitan dan tawa yg berlalu bersama saat dirimu datang.
Selalu setiap wakTu saat kamu datang untuk menjemput hari ini.
Membuat satu harapan baru bahwa luka dan senang hari ini akan berlalu dan selalu menjadi kenangan, sperti menanti hari bahagia, bgtupun senja dan mentari menjanjikan kehidupan rahasia ketika dia kembali.
Kamis, 03 Agustus 2017
Pilihan
Kembali dengan hari yang sama, matahari dengan sinarnya, berkat yang selalu melipah dan hati yang masih sama
Apa kabar Perasaan, masih dengan perasaan yang selalu seperti ini?
Menentukan langkah dan pilihan, selagi masih ada waktu, melihat tapak kenangan selagi masih bisa untuk menetapkan.
kesalahan?
Takut atau bahkan Trauma, , ,
Jejak yang begitu panjang untuk di gariskan menjadi sebuah kenangan.
Jangan lepaskan pegangan, berjalan bersama lalui hari, mengukir cerita, hingga akhirnya harus kamu sadari bahwa perbedaan yang harus disatukan ketika berjalan ke arah yang lebih serius, untuk mengikat komitmen, harus kamu tentukan dengan benar.
Logika yang kamu butuhkan, atau hati yang selalu bersama. . .
keegoisan atau mengalah?
Air mata atau bahagia?
Kesusahan tapi bersama atau bahagia walau sendiri?
Dan...
Terbuka dan saling mengerti atau cuek dan diam-diam pergi.
Setia bersama pasangan mu dengan segala kekurangannya atau mencari yang sempurna dan menghilangkan kenyamanan.
R i n d u
Tak hanya sebatas hari ini, aku merindukan mu dengan perasaan kalut.
Rindu itu indah saat dengan mudahnya dia dtg dan menembus hati, menghancurkan setiap benteng pertahanan yg dengan susah payah di bangun.
. . Ketika benteng itu mulai goyah, perasaan kalut itu seperti meneror kembali. . Akankah terjadi kembali ..
. Ketulusan yang berarti, semoga terasa jauh ke dalam sanubari mu.. bahwa semua ini bukan manisnya kata.